Feeds:
Pos
Komentar

Archive for November, 2009

Tergerus zaman

Sabtu kemarin, gue ke bengkel sepeda. Tujuan awalnya cuma ingin pinjam pompa sepeda sekalian cari onderdil lawas buat sepeda onthel. bengkel sepeda yang gue datangi salah satu dari sisa bengkel sepeda yang tersisa di kampung.
Nama sang pemilik adalah A Po. Usaha bengkel sepeda Ako A Po ini sudah berjalan selama 30 tahun. Dari Cerita Ako Apo ini lah gue tau bahwa dulu, di zaman keemasannya sepeda, setiap sore para karyawan Timah yang pulang kerja mirip orang balap sepeda karena saking banyaknya yang naik sepeda. juga cerita tentang nelayan yang membawa ikan dari laut yang jaraknya hampir 30 kilometer dengan muatan 100an Kilogram juga dengan sepeda. Cerita tentang majunya usaha bengkel sepedanya hingga punya beberapa karyawan.
Tapi semua cerita Ako A Po itu sekarang cuma kenangan. Usaha bengkel sepedanya sekarang diambang kematian. Dalam satu hari belum tentu ada orang yang datang memperbaiki sepeda, onderdil yang ada pun kadang sampe karatan tidak ada yang beli. Untuk mendapatkan 50ribu rupiah satu hari pun sulit.
Obrolan terus bergulir, banyak hal yang dibicarakan. Termasuk sulitnya mendapat pekerjaan di negara ini, urusan birokrasi yang tidak mudah, hingga urusan cicak buaya yang tak ubah sinetron.
Obrolan berakhir sebentar tapi berkesan itu pun berakhir ketika konsumen datang untuk mengambil sepeda yang telah selesai diperbaiki sejak beberapa hari yang lalu.

07112009183.jpg
07112009186.jpg
07112009188.jpg
07112009199.jpg

Posted by Wordmobi

Read Full Post »