Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Juni, 2008

Hari ini, 24 Juni 2008, hari yang dinanti-nanti oleh ketiga pasangan calon bupati yang bertarung di Pemilihan Bupati bangka Induk. berdasarkan beberapa website yang saya pantau, diantaranya belinyu.net dan bangkapos.com, dari ketiga pasangan calon untuk sementara unggul pasangan NIAT (Yusroni Yazid / Nurhidayat Rani), disusul oleh TOTO (Rudianto Tjen / Naziarto) di tempat kedua dan BERFIJAR (Osfindinar / Fajarudin) di tempat terakhir. Ada yang menarik dari newsflash bangkapos yang menyatakan bahwa Rudianto-Naziarto Kuasai Belinyu.

Ini kali keduanya kampung saya Belinyu, setelah Pilkada Gubernur, memenangkan kandidat calon yang bukan incumbent dan berasal dari (maaf) etnis Tionghoa. Sesuatu yang menakjubkan menurut saya. Dimana para pemilih sudah semakin pintar untuk menentukan kandidat pilihan mereka sendiri, tanpa terdistorsi isu SARA. Sebuah Pelajaran berdemokrasi yang sangat patut ditiru oleh segenap bangsa ini.

Yang belum saya dapatkan adalah seberapa besar persentase Golput nya, secara saya juga ga ikut nyoblos 🙂

Siapapun yang menang, Selamat..Semoga Amanah!


Read Full Post »

Pulang ke jogja

banyak hal dan pelajaran yang bisa saya ambil selama 2 hari di cikarang. Tentang kerjaan,keberuntungan,perjuangan,pengorbanan,hidup,kebahagiaan,dan berbagai hal lainnya.
Dan sekarang,saya pulang ke jogja.

di posting dari dalam bus ramayana dengan telkomsel GPRS.

Read Full Post »

terdampar

selamat pagi!
saya saat ini terdampar di sebuah masjid di wilayah cikarang. Tujuan datang ke cikarang adalah untuk memenuhi panggilan wawancara kerja (user?) dengan salah satu perusahaan di cikarang ini. Saya tiba pukul 4.00 pagi tadi dengan kereta ekonomi. Alasan memilih kereta ekonomi tak lain karena supaya perjuangannya lebih terasa aja,hehe..
kamis ini jadi hari yang berat buat saya. Semangat mulai drop,smoga ini bukan pertanda buruk.

Read Full Post »

Pagi tadi, saya berkesempatan menghadiri wawancara kerja dari salah satu perusahaan. Diawali dengan semangat yang drop di pagi hari setelah malamnya nonton EURO 2008, saya berusaha untuk menghadiri sesi wawancara ini. Perjalan yang harus saya tempuh menuju tempat wawancara kurang lebih 15 kilometer. Tempat wawancara tepatnya di gedung rektorat kampus. Motif awal saya datang tidak lebih untuk menghargai dan menghormati perusahaan yang sudah mengundang saya. Setiba di kampus jam 9:00 tepat,tapi ternyata saya datang terlalu cepat. Jadwal yang saya baca di website di website ACC-UII ternyata sudah direvisi, dan saya terlalu awal 1 jam dari jadwal. Setelah menunggu lebih dari 1 jam, karena HRD nya ternyata telat juga, saya masuk ke ruangan bersama 5 orang skaligus. Sesi wawancaranya sangat santai. Diawali dengan permintaan maaf sang HRD karena pesawat yang dia tumpangi delay dan akhirnya telat. Kemudian Bapak HRD ini mulai mengomentari berbagai hal tentang pernyataan dari orang-orang yang diwawancaranya, diantaranya adalah tentang pentingnya bahasa inggris, tentang fotografi dan berbagai jenis kamera,tentang nama salah satu peserta yang bernama affan (kok bukan afgan?),tentang laskar pelangi,tentang dekan salah satu universitas asal peserta wawancara yang katanya dulu sering nonton BF bareng, dan sebagainya.
Betul-betul sebuah wawancara yang menyenangkan. Hasilnya sudah keluar,dan nama saya tercantum untuk sesi selanjutnya di Jakarta. Kalau tidak ada halangan yang berarti saya berencana untuk hadir.
Doakan saya sodara-sodara ya..smoga penantian ini segera berakhir,aminn..hehehe..

Read Full Post »

Membaca perkembangan Pemilihan Bupati Bangka Induk melalui website koran lokal, saya menemukan tulisan ini,

Kemunduran Belinyu Jadi Isu Politik

Sumber: BANGKA POS / Edwardi

SUNGAILIAT, BANGKA POS — Kemunduran dan ketertinggalan Kecamatan Belinyu menjadi isu yang cukup menarik ketika diangkat seorang panelis debat publik calon peserta Pemkada Bangka Bustami Rahman.

“Sedih melihatnya, dulu yang namanya pelabuhan di Teluk Kelabat itu bagus, banyak kapalkapal barang masuk dan bongkar muat di sana, tapi sekarang ini sepi dan tidak ada lagi kelihatannya, krisis listrik yang dihadapi masyarakat. Bagaimana komitmen ketiga kandidat terhadap permasalahan Kecamatan Belinyu,” tanya Bustami pada kegiatan debat publik di Rose Garden Sungailiat, Minggu (8/6).

Menanggapi masalah itu calon Bupati Bangka Rudianto Tjen secara gamlang mengakui sudah berulang kali menyebutkan di hadapan masyakarat kalau Belinyu sebagai daerah yang dianaktirikan sampai hari ini. Mereka juga rakyat Bangka dan berhak mendapatkan fasilitas dari pemerintah.

“Sebagai contoh beberapa waktu lalu saya pergi ke Belinyu dapat informasi yang begitu mengenaskan masalah listrik di sana menjadi problem yang sangat utama. Listrik memang kita akui menjadi program pemerintah pusat, tapi kita harus proaktif supaya masalah listrik ini bisa diselesaikan, tetapi hal yang nyata saja sekarang ini ada trafo listrik yang hilang sudah diajukan permintaan bantuan kepada Pemda berulangulang sampai hari tidak diberikan bantuan,” kata Rudi sapaan akrabnya.

Sementara calon bupati, Osfindinar mengakui sedih melihat kondisi Belinyu saat ini. Untuk memajukan Kecamatan Belinyu ini Osfin mengambil wakil bupati Fajarudin yang merupakan putra asli Belinyu, semoga bisa dan mampu memperjuangkan daerah Belinyu.

“Bila terpilih bagaimana nanti akan berbagi mengalokasikan anggaran yang cukup besar ke Kecamatan Belinyu untuk mengejar ketertinggalannya,” janji Osfin.

Fajarudin menambahkan, saat ini Belinyu terkesan mati suri. Komitmen untuk kemajuan Kecamatan Belinyu tidak ada cara lain dengan melakukan pemekaran kabupaten dengan mewujudkan Kabupaten Bangka Utara.

“Tanpa ada pemekarannya ini saya yakin Belinyu tidak akan pernah diperhatikan Pemda dan tidak akan maju. Karena itu bila nanti terpilih akan melakukan kajian dan analisa untuk melakukan pemekaran kecamatankecamatan lebih dulu, karena kalau peluang pemekaran Bangka itu diberikan saya yakin Belinyu akan maju, karena masih banyak punya potensi, punya lahan, pelabuhan samudera, potensi wisata, kelautan,” katanya.

Sedangkan calon bupati, Yusroni Yazid menegaskan mungkin orang Belinyu masih ingat dalam benak mereka, siapa orang pertama yang melontarkan tentang ide pemekaran Belinyu menjadi Kabupaten Bangka Utara.

“Kesempatan ini sudah saya berikan kepada masyarakat Belinyu itu sendiri untuk memperjuangkan. Sikap ini tidak mainmain, dengan sebuah keikhlasan dan ketulusan saya lemparkan tentang ide pemekaran ini, silahkan disambut dengan baik, ini bukan dari siapasiapa harus dimulai dari masyarakat Belinyu sendiri,” tukasnya.
Dilanjutkannya orang Belinyu itukan tidak hanya berkutat di Belinyu saja, banyak juga ada yang di luar dan sudah berhasil, seperti contohnya pak Bustami Rahman dan lainnya.h)”Ada beberapa kondisi yang memang dirasa masih belum disempurnakan. Ini merupakan komitmen bersama untuk mengembangkan Belinyu, saya pikir tidak ada istilah anak tiri dan anak kandung, semuanya anak kandung yang harus mendapatkan perhatian dan porsi, kalau mau jujur selama ini sudah kita berikan porsi anggaran yang bagus kepada Kecamatan Belinyu,” imbuhnya.
(*)

tanggal pemilihan semakin dekat, mudah-mudahan yang terpilih nanti dapat membawa kemakmuran untuk belinyu. amin

Read Full Post »

kuis APEL (adalah pengetahuan lingkungan) PUTUSS prambors pagi tadi ada anak muda masa kini yang tidak tahu kepanjangan UNFCCC (wajar,karena bahasa inggris,hehe..),ada yang tidak tahu An Inconvenient Truth dan Al Gore, yang lebih parah, ada yang tidak tahu menteri lingkungan hidup RI sekarang!
karena acaranya kuis tentang lingkungan,dapat disimpulkan sangat memalukan..
mungkin mereka lebih tahu tentang dina olivia ?atau mereka hanya para pemburu hadiah ?

entahla

Read Full Post »