
lagi-lagi ngopi!
kali ini di warung kopi Kutub Utara(sebuah nama fenomenal untuk sebuah warung kopi)
Warkop Kutub Utara ini lebih sering di panggil warung Kopi Kepek (lafal e diucapkan seperti e pada kata “metal”, bukan e pada kata “keras”. Singkatnya seperti e orang “medan”:))
Saya kebetulan sendirian.
Hari masih siang, sekitar jam setengah 12.
Warkop sepi, wajar karena masih siang…
Konsumen ada 5 orang termasuk saya.
Saya duduk ditengah belakang
3 orang yang sudah datang duluan duduk bersama di sudut kanan arah jam 1, satu orang yang datang bersamaan dengan saya duduk di dekat grup..
Sembari menghirup kopi originale a.k.a kopi hitam pahit dan menghubungi beberapa teman untuk ikut ngopi juga, terdengarla percakapan dari grup trio di arah jam 1 tadi.
(jangan harap ada hotspot di warkop ini, listrik aja susah!)
Dari percakapan yang merambat melalui udara dan tertangkap telinga saya atau dalam bahasa sederhananya menguping yang tidak disengaja, terjadi perbincangan hangat di grup trio ini, salah satu anggota grup menanyakan cara membuat rekening tabungan, dan apakah akan dapat ATM kalo sudah membuka rekening tabungan, bank yang jadi topik adalah BCA, salah satu anggota yang tampak lebih ngerti mengatakan kalo buka rekening pasti dapat ATM, kalo ga diminta aja..pembicaraan bergulir hingga sampailah pada pembicaraan tentang MLM, dimana yang tampak lebih pintar bertindak sebagai presenter dan 2 orang yang lain sebagai calon anggota alias calon kaki-kaki
Sang presenter dengan semangat baja dan berapi-api menjelaskan kepada calon downline keuntungan jika bergabung dengan bisnis mereka ini.
Saya, dari kejauhan tetap mendengar dengan penasaran, perusahaan MLM apa yang dipresentasi ?
Dari bullshitan sang presenter keluarla kata-kata “obat untuk diabetes, darah tinggi, kanker, jantung, dan berbagai penyakit lainnya (tidak termasuk obat mencret;)”
saya sang penguping, makin penasaran, MLM yang jualan obat setau yang saya tau cuma CNI, K-LINK, Tiansi
sang presenter makin bersemangat dengan ketertarikan salah 1 dari 2 orang yang di prospek (istilah MLM nya begitu) “obat ini resep dari Raja Tiongkok, 5000 tahun yang lalu, sudah dipakai banyak orang termasuk Astronot (??!), Aa’ Gym (???!!),dan Ketua MUI (????!!!)”
saya tersenyum sendiri…
sang presenter kemudian menjelaskan teknis pohon-pohon atau dalam bahasa MLMnya kaki-kaki serta bintang-bintang tanda level yang berlaku dan “sudah baku” (sudah baku diomongin langsung ama sang presenter) di perusahaan MLM yang
Saya, sedikit-sedikit menghirup kopi yang masih agak panas masih tersenyum sembari melihat ponsel.
1 orang dari 2 orang calon kaki-kaki dari sang presenter,mulai tidak semangat dan mengundurkan diri. Tinggallah 1 orang yang masih berusaha untuk mengerti dengan bahasa percakapan yang mungkin terlalu tinggi untuk dia mengerti.
Sang presenter kembali berkoar “kalo kita udah di dalam sistem ini, kedepannya gampang, tinggal mengatur kaki-kaki dalam jaringan kita agar imbang, kalo imbang nanti ada bonusnya juga”
Calon anggota ngangguk-ngangguk memegang dagu, raut wajah smakin bingung, dilema mungkin.
Proses pengupingan terganggu oleh suara beberapa orang cina khek berbicara menggunakan bahsa ibunya, samar-samar terdengar “bintang tiga, bintang tujuh, stokist yang sudah banyak, dan Tiansi”
Ternyata anggota perusahaan MLM Tiansi.
Proses pengupingan kembali lancar, sang presenter masih tetap smangat, “kerjaan kayak gini kita ga perlu sekolah tinggi, kerja sendiri, ga ada yang nyuruh-nyuruh,lah barang kita distributor”
“suksesnya cepet, tinggal nyari orang untuk ikut sama beli dan jual obatnya, sudah itu saja”
Tak lama sesi presentasi ini pun bubar karena sang calon anggota pergi mungkin pengen segera membuat rekening BCA atau entah la (di belinyu kan ga ada kantor BCA?yang ada juga Cuma BCA keliling!)
Sang presenter berbicara kepada seorang konsumen Warkop yang baru datang, tapi dengan topik yang berbeda “urusan Tambang Timah”
Ternyata sang presenter selain tak hanya pintar tetapi juga multi talented.
hingga selesai acara presentasi tak resmi di warung kopi, kata-kata sakti setiap perusahaan MLM tidak muncul, “downline” dan “upline”, padahal udah ditunggu dari awal mula presentasi.
Dan saya,pengangguran baru lulus, segera pulang sembari tersenyum..








wah cocoknya ente cocoknya jadi wartawan MLM….he he he
saran dari gua : jangan masuk MLM deh
silahkan berkunjung ke http://bravo9682.wordpress.com
Nah mas, khan mas waktu itu sekedar nguping,
pasti samar2 tuch pembicaraan mereka.
Klo mas mau tau detilnya, mas bisa e-mail saya di:
robertsampouw@yahoo.com
cobalah untuk membuka hati dan pikiran kita dulu sebelum memvonis sesuatu yang baru itu apakah baik untuk kita coba atau tidak dan carilah info yang lengkap tentang itu
agar kita tidak salah dalam mengambil keputusan atau
memvonis sesuatu. Karena keputusan yang kita ambil hari ini akan menentukan arah langkah kita kedepan.
apakah menjadi lebih baik, atau lebih buruk.
memenang banyakl yg gagal di bisnis ini, tapi selama masih ada yang berhasil, artinya kitapun pasti bisa. dalam bisnis MLM TIANSI kebanyakan mereka yang gagal adalah karena tidak mengikuti sistem.
Oh iya mas, kami tidak menggunakan istilah Downline dan upline karena kita selalu mengangap orang yang kita sponsori sebagai mitra kerja kami, begitu pula sebaliknya.
THANKS.
@robz
thanks juga sudah bersedia bekunjung,berkomentar,koreksi dan berbagi kalimat2 bijaknya..
apa yang saya tulis pada postingan saya ini,adalah apa yang rekan sejawat saudara sampaikan di tempat umum yaitu warung kopi.
dan maap,saya sangat-sangat tidak tertarik utk bertanya lebih dalam,trima kasih atas saran untuk meng-e-mail seperti yang saudara sampaikan.
sepakat dengan yg mas anggota tiansi itu, yg gagal itu karena gak mengikuti sistem. siswa SMA yg tidak lulus Ujian Nasional juga kan gara gara tidak mengikuti aturan, disuruh tandai jawaban yg benar, malah menghitami jawaban yang salah. begitu pula dengan pedagang yg gagal, supaya berhasil kan harus jual banyak, eeeeehhhh……. malah jualnya sedikit, makanya gagal. hahahaha… ada ada aja.
maaf kalo ada yg merasa tersinggung.
Selamat jumpa mas lewat media ini….
Perkenalkan nama saya arko….
Maaf ikut nimbrung nich…
Mas udah dapat kerja? saya mau share tentang pengalaman saya sedikit tentang MLM
Memang banyak orang yg mengatakan hal miring tentang MLM tapi bagi saya MLM suatu sistem yang positif (apapun MLM-nya) hanya kadang jadi negatif karena pelaku-pelakunya yang salah arah. Sama seperti sebuah organisasi kepolisian…
Sampai sekarang walau kepolisian masih ada di negara kita tapi oknum-oknumnya ada yang berbuat tidak baik.
Saran saya anda sebelum gabung dengan MLM teliti dulu, silahkan kunjungi blog saya, tapi saya tidak akan menarik anda dalam salah satu MLM, saya hanya akan memberikan pandangan-pandangan tentang MLM
Silahkan kunjungi :
http://konsultannetwork.blogspot.com
atau ingin tahu saya silahkan kunjungi facebook saya dengan alamat email arkosusanto@yahoo.com
atau kunjungi blog pribadi saya di
http://dwiarko.blogspot.com
gak perlu minta maaf untuk ikut nimbrung mas,
yah, sampai saat ini dan beberapa tahun ke depan saya tidak tertarik.
trima kasih sudah berkunjung.
btw, analoginya menarik. salam
omomng-omong menengai MLM memang banyak yang negatif thinking, karan udah modalnya besar dan banyak yang gagal. tapi kalau ayng gua ikutin ini gratis bo…. di jamin asik n gak ada yang namanya rugi..
gak percaya.. liat aja artikelnya di
http://klubpulsa.com/?id=cristofel
salam zupers mas cristofel, terima kasih sudah berkunjung.
sebetulnya yang ingin saya angkat di tulisan saya di atas, bukan soal negatif thinkingnya. tapi pola pikir jalan pintas mereka-mereka, serta tipu-tipuan yang konyol dan gak masuk akal untuk menyakinkan calon kaki-kaki. gue punya temen yang cukup sukses di k-link, tapi gue tau usaha kerasnya hingga bisa sampe sekarang. lagian gue gak bakat marketing.
trima kasih tawarannya